Ruben Onsu Ingatkan Orang Luar Tak Ikut Campur Masalahnya dengan Sarwendah: Udah Ya, Stop

Konflik antara mantan pasangan selebriti, Sarwendah dan Ruben Onsu masih bergulir hingga kini.

Bermula dari protes Ruben merasa dipersulit bertemu anak-anaknya yang kini dalam pengasuhan Sarwendah, masalah ini merembet hingga ke nafkah hingga aset setelah bercerai.

Dalam konfliknya, Ruben menyayangkan banyaknya pihak dari luar yang turut ikut campur dalam masalahnya dengan sang mantan istri.Apalagi, pihak luar itu dinilainya bersikap seolah lebih tahu masalahnya dibanding dirinya.

“Jadi, pihak-pihak yang demennya ngomporin nih. Pihak-pihak yang demennya penyambung lidah gitu stop. Udah stop ya, udah stop!” ujar Ruben memperingatkan, dikutip dari YouTube TRANS7 Official, Jumat (12/6/2026).

Ruben menegaskan, tidak ada perasaan cemburu yang ia rasakan terkait kedekatan Sarwendah dengan kekasih barunya, Giorgio Antonio.

“Jangan dikait-kaitkan dengan rasa cemburu. Enggak ada. Lillahi ta’ala. Ini tentang bagaimana saya dengan anak,” ungkapnya.

Namun, tak dipungkiri Ruben, kedekatan Gio dengan kedua putrinya membuatnya terusik.”Tapi jika itu terjadi (cemburu), kalau seandainya kalian sudah menjadi orang tua dan posisi kalian ada di posisi saya, apa yang kalian lakukan? Apa yang kalian lakukan ketika banyak sekali orang lain ikut campur? Bisa tahu rasanya seperti apa?” selorohnya.

Ruben Tegur GiorgioLewat unggahannya di Instagram, Ruben Onsu menegur Giorgio Antonio terkait sikapnya terhadap kedua putrinya.

Ruben menyampaikan keberatannya atas sejumlah ucapan yang dinilai berpotensi menimbulkan persepsi keliru mengenai sosok ayah di hadapan anaknya.

Dia meminta Giorgio Antonio meluruskan apabila terdapat perkataan putrinya, yang kurang tepat saat mereka berinteraksi.Dalam video itu, Giorgio terlihat menanyai salah seorang putri Ruben siapa ayahnya.

“Papa N** siapa?” tanya Gio.

Putri Ruben lantas menyebut nama Gio.”Papa Gio,” jawab putri Ruben.

Ruben menegaskan dirinya sangat memahami karakter dan perasaan anaknya sehingga berharap hal-hal yang dapat membingungkan anak tidak lagi terjadi.

“Mungkin akan lebih bijaksana jika Anda meluruskan apabila ada perkataan anak saya yang kurang tepat. Saya sangat mengenal anak saya, dan mungkin Anda akan lebih memahami perasaan ini ketika suatu saat memiliki keturunan sendiri,” tulis Ruben dikutip Tribunnews.com, Kamis (11/6/2026).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *