Lama tidak dapat bertemu anak-anaknya, Ruben Onsu mengaku merasakan dampak emosional yang cukup besar. Bahkan, ia kini merasa kurang percaya diri saat harus bertemu dengan putri-putrinya.
”Karena dia sudah merasa diberikan jarak dengan anaknya, sehingga dia juga mengatakan ada kurang rasa percaya diri kan untuk ketemu sama anaknya,” kata kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, di Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (7/6/2026).
Kuasa hukumnya, Minola Sebayang, mengatakan Ruben merasa perannya sebagai ayah mulai tersisih. Ia bahkan merasa diperlakukan seperti orang asing dalam kehidupan anak-anaknya sendiri.
”Dia merasakan bahwa dia sebagai ayah diperlakukan seperti orang asing, justru orang asing diperlakukan seperti ayah. Inilah yang sebenarnya menurut Ruben itu sesuatu yang tidak tepat,” jelas Minola.
Perasaan itu semakin kuat ketika Ruben harus menunggu dan mengantre untuk bertemu anak-anaknya dalam beberapa kegiatan. Padahal, sebagai ayah kandung, ia merasa seharusnya bisa mendapat akses yang lebih mudah.
”Ya, artinya Ruben harus ngantri gitu lho misalnya pada saat anaknya ada acara-acara tertentu di sekolah balet, dia harus ngantri, dia harus menunggu. Dia kandungnya lho,” ungkap Minola.
Selain itu, Ruben juga merasa khawatir karena tidak mengetahui pola asuh dan didikan yang kini diterima anak-anaknya. Hal ini membuatnya merasa semakin jauh dari kehidupan anak-anak.
”Karena dia nggak tahu anaknya dikasih masukan apa, dikasih apa namanya itu didikan seperti apa,” tandas Minola.
Diketahui, setelah bercerai pada tahun 2024, Ruben dan Sarwendah kerap bersitegang. Mulai dari masalah Sarwendah yang didatangi debt collector terkait tunggakan cicilan mobil Ruben hingga Ruben yang mengaku sulit bertemu anak.
Terbaru, Sarwendah menyampaikan permohonan maaf ke publik usai video yang memperlihatkan dirinya melontarkan umpatan yang diduga ditujukan ke Ruben Onsu viral di media sosial.












Leave a Reply