Atalia Praratya menyampaikan kritik terhadap lagu berjudul Lalaki Langit Lalanang Bejad yang diciptakan oleh Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein atau yang akrab disapa Om Zein.
Menurut Atalia, lagu berbahasa Sunda tersebut mengandung lirik yang dianggap merendahkan perempuan.
Melalui unggahan di media sosial yang dilihat pada Rabu (1/7/2026), Atalia mengaku kesulitan menemukan sisi positif dari lirik lagu tersebut. Ia menilai karya itu tidak mencerminkan penghormatan terhadap perempuan.
“Jujur, saya tidak habis pikir. Sepositif apa pun saya mencoba memaknai lagu ini, saya tidak menemukan sedikit pun ruang untuk menganggap lirik ini sebagai bentuk penghormatan kepada perempuan,” tulis Atalia dalam keterangan unggahannya, dilihat Rabu (1/7/2026).
Ia juga mempertanyakan alasan dipilihnya narasi tersebut, padahal menurutnya Bahasa Sunda memiliki banyak kosakata yang indah dan sarat makna untuk menyampaikan pesan yang lebih membangun.
“Dari begitu banyak pilihan kata dalam Bahasa Sunda yang indah… Dari begitu banyak pesan yang bisa mengangkat nilai kehidupan… Mengapa justru narasi seperti ini yang dipilih?,” lanjutnya.
Atalia berpendapat bahwa isi lagu tersebut tidak sejalan dengan nilai-nilai budaya Sunda yang menjunjung kesantunan dan saling menghormati. Menurutnya, lirik yang digunakan justru memperlihatkan pandangan yang bersifat patriarkal.
“Sebodoh apa pun saya memahami Budaya Sunda, saya tahu bahwa Budaya Sunda dibangun di atas nilai silih asih, silih asah, silih asuh, silih wawangi.. Dan saya percaya, Budaya Sunda tidak pernah mengajarkan kita untuk menertawakan beban biologis seorang perempuan,” bebernya.
Ia juga menilai pesan dalam lagu tersebut bertolak belakang dengan berbagai upaya yang selama ini dilakukan untuk mendorong kesetaraan dan menghapus budaya yang merendahkan perempuan.
“Hari ini kita mati-matian melawan budaya patriarki yang merendahkan perempuan. Namun mengapa justru narasi yang sangat patriarkal lahir dari karya seorang kepala daerah?,” sambungnya.
Hingga Rabu (1/7/2026), Saepul Bahri Binzein belum memberikan tanggapan atas kritik yang disampaikan Atalia. Berdasarkan pantauan di akun media sosialnya, Om Zein masih membagikan aktivitasnya sebagai Bupati Purwakarta tanpa menyinggung polemik terkait lagu tersebut.
(pik)












Leave a Reply