Musisi Maia Estianty baru-baru ini berbincang hangat dengan beauty influencer Tasya Farasya dalam podcast di kanal YouTube Maia Al El Dul TV. Percakapan keduanya membahas pengalaman hidup hingga perjuangan menghadapi komentar meremehkan dari orang sekitar.
Dalam obrolan tersebut, Maia menanyakan apakah Tasya pernah melewati fase diremehkan saat merintis karier. Pertanyaan itu langsung dijawab Tasya dengan cerita masa lalunya sebagai Make Up Artist (MUA).”Pernah ngerasa atau pernah lewatin enggak masa fase-fase diremehin orang?” tanya Maia, dikutip Kamis (21/5/2026).
Tasya mengaku dirinya sering dipandang sebelah mata ketika baru memulai karier di dunia kecantikan. Bahkan, orang terdekatnya sendiri sempat meragukan pilihan hidup yang dijalaninya saat itu.
Tak disangka, sosok yang paling sering meremehkannya justru datang dari sang ibu, Ala Alatas. Meski begitu, Tasya memilih menjadikan ucapan tersebut sebagai motivasi untuk berkembang.“Pas awal aku jadi MUA, sama nyokap (Bu Ala),” jawab Tasya.
Beauty influencer bernama asli Lulu Farasya Teisa itu mengatakan dirinya justru terpacu setiap kali diremehkan. Ia merasa tertantang untuk membuktikan bahwa dirinya mampu sukses.Tasya bahkan menceritakan bagaimana dirinya dulu sering dipandang rendah karena bentuk tubuhnya. Pengalaman tersebut akhirnya membuatnya termotivasi untuk melakukan perubahan besar dalam hidup.
Selain soal penampilan, Tasya juga sempat dianggap aneh saat mulai membuat konten video sendiri. Namun, kritik itu justru menjadi awal kesuksesannya sebagai YouTuber terkenal.
Menurut Tasya, dirinya memiliki cara berbeda dalam menghadapi cibiran dibanding kebanyakan orang. Jika sebagian orang merasa down, ia justru semakin semangat ketika dipandang remeh.
“Ayo remehin gue, nanti lihat hasilnya,” kira-kira begitu prinsip yang selama ini dipegang Tasya Farasya.
Mendengar cerita tersebut, Maia Estianty mengaku merasa memiliki kemiripan karakter dengan Tasya. Maia menyebut dirinya juga termasuk tipe orang yang terpacu saat diragukan orang lain.
Mantan istri Ahmad Dhani itu mengatakan dirinya dan Tasya sama-sama punya “mental baja”. Bagi Maia, cibiran justru bisa menjadi bahan bakar untuk membuktikan kemampuan diri.Maia menyadari tidak semua orang mampu menghadapi tekanan dengan cara yang sama. Ada sebagian orang yang memang membutuhkan dukungan ketika diremehkan oleh lingkungan sekitar.
Namun bagi Maia dan Tasya, pengalaman diremehkan justru menjadi titik balik menuju kesuksesan. Mereka memilih menjadikan rasa sakit sebagai motivasi untuk bangkit dan berkembang.Selain dikenal sebagai beauty influencer papan atas, Tasya Farasya kini juga sukses sebagai pebisnis. Ia memiliki berbagai usaha di bidang kuliner dan lifestyle yang turut menambah popularitasnya.
Tasya sendiri merupakan saudara kembar dari Tasyi Athasyia. Meski kerap dibandingkan publik, keduanya memiliki jalur karier dan karakter yang berbeda.












Leave a Reply