Sering Memaafkan Akhirnya Dimanfaatkan, Dewi Perssik Tegas Penjarakan Pemilik Akun Palsu

Selama ini dikenal sebagai sosok yang mudah luluh dan pemaaf, pedangdut Dewi Perssik kini menunjukkan sisi berbedanya. Merasa itikad baiknya selama ini justru disalahgunakan oleh oknum tak bertanggung jawab, wanita yang akrab disapa Depe ini menyatakan perang terbuka terhadap pemilik akun palsu yang mencatut namanya.

Didampingi kuasa hukumnya, Sandy Arifin, Dewi Perssik mendatangi Polda Metro Jaya pada Rabu (13/5/2026) untuk menjalani pemeriksaan BAP. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan tidak akan ada lagi pintu damai bagi pelaku.

Habis Batas KesabaranDewi mengakui bahwa keputusannya untuk memproses hukum hingga tuntas didasari oleh rasa lelah. Ia merasa predikatnya sebagai sosok yang pemaaf justru membuat orang lain merasa bebas untuk memfitnah atau mencatut identitasnya demi keuntungan pribadi.

“Soalnya aku sudah kesel, Mas. Sudah bolak-balik kita beriktikad baik, bicara baik-baik sudah. Tapi kayaknya memang selalu memaafkan, akhirnya dimanfaatkan,” ujar Dewi Perssik dengan nada kecewa.

Ia merasa oknum-oknum di media sosial sengaja meremehkan konsekuensi hukum karena menganggap Dewi akan selalu berakhir di meja mediasi.”Mungkin mereka melihat kasus saya yang sebelumnya selalu dimaafkan, jadi dianggap enteng. Sekarang waktunya saya memberikan pelajaran,” tegasnya.

Ketegasan Dewi kali ini juga didorong oleh sang kuasa hukum, Sandy Arifin. Sandy mengungkapkan bahwa dirinya sempat merasa gemas dengan kliennya tersebut yang terlalu sering memberikan maaf di kasus-kasus sebelumnya, baik yang terjadi di Jakarta Selatan maupun di Depok.

“Bang Sandy sudah berkali-kali tanya, ‘Mbak Neng kalau misalkan damai lagi jangan deh Mbak Neng’. Jadi Bang Sandy itu kesel gitu loh, jangan sampai memaafkan kali ini. Langsung ke proses hukum saja,” cerita Depe.

Sandy Arifin memastikan bahwa pihaknya telah menutup rapat pintu mediasi. Fokus utama tim hukum saat ini adalah membantu penyidik melacak keberadaan pelaku yang sering menonaktifkan akun untuk menghindari pelacakan digital.

Selain untuk melindungi nama baik dan kepercayaan klien bisnisnya, Dewi ingin langkah ekstrem ini menjadi pengingat bagi netizen agar lebih bijak bersosial media. Ia tidak ingin apa yang dialaminya juga menimpa rekan-rekan sesama selebriti lainnya.

“Ini solusi yang terbaik. Enggak ada kata maaf, biar berproses lancar. Supaya tidak terjadi lagi di teman-teman selebriti yang lain,” tambahnya.

Dalam pemeriksaan tersebut, Dewi menjawab 23 pertanyaan penyidik dan menyerahkan sejumlah bukti kuat dalam bentuk flashdisk.Tak hanya berhenti di akun palsu Facebook, Dewi juga memberikan sinyal akan memproses hukum penyebar hoaks yang mengabarkan dirinya meninggal dunia di platform TikTok.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *