Kasus kronologi Ustaz Solmed diduga pelaku pelecehan seksual sesama jenis. Mengetahui hal tersebut, pihak korban akhirnya klarifikasi.
Kejadian sendiri bermula dari laporan yang diajukan oleh para korban melalui tim kuasa hukum mereka pada Kamis (12/3/2026). Yakni ke Bareskrim Polri.Melansir dari Kompas.com, kuasa hukum korban, Benny Jehadu sempat membeberkan ciri-ciri pelaku yang dimaksud. Yakni seorang ustaz yang kerap tampil di televisi sebagai juri dalam program hafiz Al-Qur’an di salah satu stasiun TV swasta.“Terlapor ini inisialnya SAM, beliau ini sering mengisi salah satu acara di TV swasta,” kata Benny Jehadu dikutip dari Tribunnews.com, Sabtu (14/3/2026).
Benny bahkan menyebut pihak kepolisian juga sudah mengantongi bukti yang cukup kuat untuk menindaklanjuti perkara tersebut. Karena itu, tim kuasa hukum mendesak penyidik agar segera memanggil terlapor dan menetapkannya sebagai tersangka.“Tentu kami secara tegas terkait laporan kami adalah harapan kami kepada teman-teman penyidik untuk segera panggil terhadap terlapor ya, lalu segera ditetapkan sebagai tersangka,” beber Benny.
Sontak saja, ucapan Benny itu membuat publik menduga-duga bahwa sosok dari kasus kronologi Ustaz Solmed diduga pelaku makin bergulir.
Bahkan kuasa hukum korban lainnya menyebut sudah ada bukti yang telah diserahkan penyidik.Yakni meliputi chat, video, dan bukti pendukung lainnya.“Bukti yang diserahkan kita tadi ke penyidik, bukti chat ya, terus video, dan ada beberapa bukti yang lain juga,” ungkap Wati selaku kuasa hukum korban.
“Kalau video itu ada kayak semacam pada saat itu ada tabayyun, jadi ada permohonan maaf dari si pelaku ini kepada tokoh-tokoh ulama,” imbuhnya.
Sementara itu, dengan mencuatnya kasus kronologi Ustaz Solmed diduga pelaku pelecehan seksual sesama jenis, korban disebut lebih dari satu orang, menurut tim kuasa hukum saat ini terdapat lima korban yang menjadi klien mereka. Seluruhnya disebut mengalami trauma psikologis akibat peristiwa yang diduga mereka alami.
“Korbannya saat ini untuk klien kami ada lima orang ya karena memang atas kasus ini kan sebetulnya tadi kami sudah jelas menyampaikan bahwa ini kasusnya itu pelecehan seksual terhadap bukan anak perempuan ya, laki-laki, sesama jenis ya,” tandas Benny. “Di bawah umur itu ada, yang dewasa juga ada,” imbuhnya. Mengetahui hal itu, Ustaz Solmed akhirnya memberi klarifikasi melalui sosial media Instagramnya @ustad_solmed.
“Lagi rame nih soal inisial SAM. Nama saya itu = Saleh Mahmud Munawir, jadi kalau mau pakai inisial ya SMM bukan SAM.
Kok bisa – bisa nya sih pada nyasar ke ig saya?Pake nitip sendal, jeruk, ta’jil pula ya udah, gini aja deh, yg udah pada nitip sendal dan jeruk di akun ig saya, plus SUDAH IKUT MEMFITNAH dan BURUK SANGKA ke saya, biar urusan ini di akherat tidak berkepanjangan, mumpung bulan Ramadhan.Saudara – saudara jangan lupa ya pada beli kozma Water, buat persiapan menjamu tamu saat lebaran, nih silahkan Order ya, minimal 3 dus dah buat menu lebaran dan minuman harian,” tulis ustaz Solmed.












Leave a Reply