Vicky Prasetyo sampai saat ini, belum memberikan respons mengenai permintaan uang Rp 700 juta kepada pihak ibu Nunun. detikcom sudah berupaya menghubungi Vicky Prasetyo tapi, yang bersangkutan belum memberikan klarifikasi.
Ibu Nunun menuturkan hanya ingin uangnya kembali. Karena, itu adalah uang masa tuanya dan untuk melanjutkan kehidupan.”Saya tidak minta lebih. Saya hanya ingin uang saya dikembalikan untuk kehidupan saya dan anak-anak,” tutur Nunun saat ditemui di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, kemarin.
Vicky Prasetyo juga dianggap hanya memberikan janji-janji untuk mengembalikan uang. Tapi sampai saat ini, hal tersebut belum terjadi.”Nomor rekening sudah diminta, tapi tidak ada transfer. Hanya janji-janji saja,” ujarnya.
Pihak Nunun dan kuasa hukumnya juga menyoroti gaya hidup mewah Vicky Prasetyo. Kuasa hukum Nunun, James Tambunan, menilai kondisi tersebut semakin menyakitkan bagi kliennya karena adanya ketimpangan antara kehidupan korban dan terlapor.”Klien kami ini sampai harus memikirkan biaya hidup sehari-hari. Sementara yang bersangkutan masih aktif tampil di televisi dan menjalankan berbagai usaha,” kata James.
James menegaskan, kliennya telah berulang kali meminta pengembalian uang, termasuk dengan menawarkan skema pembayaran sebagian atau dicicil.Nunun Lusida mengungkapkan kekecewaannya setelah melihat aktivitas dan gaya hidup Vicky Prasetyo di media sosial.
Nunun menilai gaya hidup sang artis sangat kontras jika dibandingkan dengan mangkirnya Vicky dalam membayar utang.”Saya lihat di media sosial, usahanya terlihat maju, membuka bisnis, beli rumah miliaran. Tapi kenapa uang saya tidak dikembalikan?” ujar Nunun sambil menahan tangis.
Awal Mula KasusNunun adalah mantan istri dari laki-laki yang sempat dijanjikan Vicky bakal digandeng maju Pilkada 2024. Nunun menuturkan, sebelumnya Vicky Prasetyo dan mantan suami Nunun bakal berkolaborasi untuk maju menjadi calon bupati dan wakil bupati wilayah Bandung Barat.
Nunun diminta memberi modal Rp 700 juta ke mantan suami dan Vicky Prasetyo. Nunun akhirnya mengorbankan tabungan masa tuanya.”Waktu itu Vicky meminta uang sebesar Rp 700 juta kepada saya. Dengan janji akan menggandengkan suami saya, dijadikan pendamping dirinya sebagai calon Wakil Bupati di Kabupaten Bandung Barat,” ujar Nunun.
Awalnya Nunun percaya karena, Vicky Prasetyo berjanji akan mengembalikan dana itu setelah 3 hari peminjaman. Namun sampai saat ini belum juga dikembalikan.Vicky Prasetyo pernah mencalonkan diri sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) pada Pemilu Legislatif.
Ia maju sebagai calon anggota DPR RI melalui daerah pemilihan (dapil) Jawa Barat VI, yang mencakup wilayah Kota Depok dan Kota Bekasi. Pada pemilu 2024, ia diusung oleh Partai Perindo.Lalu Vicky juga tercatat sebagai calon Bupati Pemalang, Jawa Tengah saat itu. Ia berpasangan dengan Muchamad Suwandi dan diusung oleh PKB.












Leave a Reply